Bocoran Baterai iPhone Fold Terungkap Ternyata Awet Banget Meski Desain Ringkas

Bocoran Baterai iPhone Fold Terungkap Ternyata Awet Banget Meski Desain Ringkas

Informasi terbaru mengenai iPhone Fold kembali mencuat ke publik, kali ini memberikan gambaran yang lebih detail mengenai spesifikasi dayanya. Perangkat lipat perdana dari Apple tersebut dilaporkan akan mengusung kapasitas baterai yang sedikit berbeda dari dugaan awal banyak pihak.

Berdasarkan bocoran yang dibagikan oleh Digital Chat Station melalui platform Weibo dan dilansir dari Appleinsider pada Senin (13/7/2026), iPhone Fold diperkirakan memiliki baterai dengan kapasitas minimal 4.883 mAh. Angka ini sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan spekulasi sebelumnya yang memprediksi kapasitas sebesar 5.000 mAh.

Detail Kapasitas dan Teknologi Baterai iPhone Fold

Meskipun kapasitasnya tidak mencapai 5.000 mAh, teknologi baterai yang disematkan tetap diklaim memiliki efisiensi yang tangguh. Kabar ini muncul menyusul adanya temuan dokumen pengajuan regulasi yang dilakukan oleh salah satu mitra pemasok baterai utama Apple.

Dalam dokumen tersebut, terungkap bahwa Apple akan menerapkan sistem dua baterai terpisah untuk menyokong operasional iPhone Fold. Strategi ini diambil untuk menyesuaikan dengan desain perangkat lipat yang memiliki keterbatasan ruang di dalam bodinya.

Pembagian kapasitas baterai pada iPhone Fold adalah sebagai berikut:

  • Baterai Pertama: Memiliki kapasitas sebesar 1.921 mAh yang ditempatkan di satu sisi perangkat.
  • Baterai Kedua: Memiliki kapasitas yang lebih besar, yakni 2.962 mAh, yang berada di sisi lainnya.
  • Total Kapasitas Minimal: Secara keseluruhan, gabungan kedua baterai ini mencapai daya 4.883 mAh.
  • Efisiensi Daya: Meskipun kapasitasnya terlihat kecil untuk ponsel lipat, Apple menjamin daya tahannya mampu bertahan sepanjang hari.

Penggunaan dua baterai ini memungkinkan Apple menjaga profil perangkat agar tetap tipis saat dalam posisi terbuka. Kapasitas 4.883 mAh ini faktanya tetap 14 persen lebih besar daripada iPhone 18 Pro yang kabarnya hanya dibekali baterai 4.288 mAh.

Tantangan Desain dan Penempatan Komponen

Apple saat ini memang sedang gencar meningkatkan performa baterai pada seluruh jajaran produk terbarunya. Upaya ini dilakukan seiring dengan rencana mereka memperkenalkan varian iPhone Air yang memiliki desain bodi sangat ramping.

Khusus untuk iPhone Fold, tantangan terbesarnya adalah menyusun komponen di dalam struktur dua bagian yang harus tetap kokoh namun sangat tipis. Keputusan membagi baterai menjadi dua bagian dengan kapasitas berbeda memiliki alasan teknis yang cukup krusial.

Sisi lipatan yang memiliki kapasitas baterai lebih kecil (1.921 mAh) diprediksi akan berbagi ruang dengan komponen utama lainnya seperti motherboard. Sementara itu, sisi lipatan lainnya memiliki ruang yang lebih luas sehingga dapat menampung baterai sebesar 2.962 mAh.

Jadwal Peluncuran dan Strategi Penjualan

Para penggemar Apple nampaknya harus bersabar sedikit lebih lama untuk bisa menggenggam perangkat ini secara resmi. iPhone Fold diprediksi akan diperkenalkan pada musim gugur atau sekitar bulan September 2026 mendatang.

Meski akan diumumkan bersamaan dengan jajaran iPhone 18 Pro, jadwal ketersediaannya di pasar kemungkinan besar tidak akan langsung dilakukan secara serentak. Ada perbedaan waktu antara perkenalan resmi dengan hari pertama penjualan ke konsumen.

Beberapa poin penting terkait jadwal rilis iPhone Fold meliputi:

  • Estimasi Peluncuran: Diprediksi rilis pada September 2026 bersama jajaran iPhone 18.
  • Strategi Pemasaran: Apple kemungkinan mengadopsi cara yang sama seperti saat meluncurkan iPhone X di masa lalu.
  • Masa Pre-order: Pemesanan diprediksi baru dibuka pada akhir Oktober setelah pengumuman resmi.
  • Ketersediaan Produk: Unit diperkirakan baru akan sampai ke tangan konsumen atau tersedia di toko pada awal November.

Strategi ini diambil untuk memastikan kesiapan stok dan manajemen permintaan yang biasanya melonjak tinggi untuk model baru. Analis kondang TF Securities, Ming-Chi Kuo, juga memperkuat prediksi ini melalui informasi yang ia bagikan lewat akun X pribadinya.

Target Produksi dan Persaingan Pasar

Berdasarkan data dari rantai pasokan, Ming-Chi Kuo menyebutkan bahwa Apple tidak ingin terburu-buru dalam mendistribusikan unit iPhone Fold. Produksi massal akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kesiapan pabrikan dalam merakit teknologi lipat yang kompleks ini.

Apple dilaporkan menargetkan angka produksi sekitar 7 hingga 8 juta unit untuk fase awal pada paruh kedua tahun 2026. Jumlah tersebut tergolong konservatif namun realistis untuk kategori perangkat baru yang memiliki harga premium.

Langkah Apple masuk ke pasar ponsel lipat juga disambut dengan persaingan ketat dari para rival utamanya. Samsung dan Google dikabarkan sudah menyiapkan strategi khusus untuk membendung dominasi Apple di segmen layar lipat sebelum iPhone Fold resmi diluncurkan.

Hadirnya iPhone Fold diharapkan tidak hanya membawa inovasi dari segi layar, tetapi juga standar baru dalam daya tahan baterai ponsel lipat. Dengan optimasi perangkat lunak iOS, baterai 4.883 mAh tersebut diharapkan bisa memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dibanding kompetitornya.

Artikel terkait