Momen Ikonik Zidane Hancurkan Brasil di Final Piala Dunia 1998 yang Tak Terlupakan

Momen Ikonik Zidane Hancurkan Brasil di Final Piala Dunia 1998 yang Tak Terlupakan

Prancis memiliki ikatan sejarah yang sangat mendalam dengan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia, bahkan jauh sebelum mereka meraih kejayaan seperti sekarang.

Sosok Jules Rimet, seorang pria asal Prancis yang menjabat sebagai Presiden FIFA pada 1928, merupakan pencetus utama lahirnya ajang Piala Dunia.

Selain sejarah kepemimpinan tersebut, Prancis juga pernah dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai tuan rumah penyelenggara pada edisi ketiga tahun 1938.

Tim nasional berjuluk Ayam Jago ini juga tercatat sebagai salah satu kontestan yang paling sering berpartisipasi dalam turnamen akbar empat tahunan tersebut.

Ambisi Meraih Prestasi Tertinggi

Meskipun memiliki sejarah panjang, kesuksesan besar di panggung dunia tidak datang dengan instan bagi tim nasional Prancis.

Hingga sebelum tahun 1998, pencapaian tertinggi Les Bleus hanyalah meraih posisi ketiga yang mereka dapatkan pada Piala Dunia edisi 1986.

Kala itu, Prancis sebenarnya diperkuat oleh generasi emas yang dipimpin oleh sang maestro sepak bola dunia, Michel Platini.

Oleh karena itu, saat Prancis kembali terpilih menjadi tuan rumah pada 1998, banyak pihak yang sempat meragukan peluang Zinedine Zidane dan rekan-rekan.

Dominasi Zinedine Zidane di Partai Final

Di bawah arahan pelatih Aime Jacquet, tim nasional Prancis berhasil mematahkan keraguan publik dengan melaju mulus hingga babak final.

Tepat pada tanggal 12 Juli, Prancis harus berhadapan dengan raksasa sepak bola dunia, Brasil, di partai puncak yang sangat dinantikan.

Brasil saat itu jauh lebih diunggulkan untuk menjadi juara karena dihuni oleh deretan pemain bintang dunia yang sangat ikonik.

Beberapa nama besar yang memperkuat skuad Brasil saat itu antara lain:
  • Ronaldo Nazario yang dijuluki Sang Fenomena.
  • Duo penyerang legendaris Rivaldo dan Bebeto.
  • Bek sayap tangguh Roberto Carlos serta kapten tim Dunga.

Kehadiran para pemain bintang ini membuat Brasil menjadi tim yang sangat ditakuti oleh lawan-lawannya di sepanjang turnamen.

Kejutan di Stade de France

Namun, prediksi banyak orang meleset setelah pertandingan dimulai, karena Prancis justru tampil sangat dominan di atas lapangan hijau.

Lini tengah yang dikawal Didier Deschamps, Zinedine Zidane, Christian Karembeu, dan Emmanuel Petit sukses meredam kreativitas permainan samba Brasil.

Prancis memecah kebuntuan pada menit ke-27 lewat sundulan akurat Zinedine Zidane yang memanfaatkan umpan sepak pojok dari Petit.

Menjelang berakhirnya babak pertama, Les Bleus semakin menjauh setelah Zidane kembali mencetak gol lewat sundulan kepala untuk kedua kalinya.

Zidane sendiri mengaku sangat terkejut dengan keberhasilannya mencetak dua gol krusial melalui sundulan kepala dalam laga tersebut.

"Saya sangat ingin mencetak gol di final dan kenyataannya saya berhasil melakukannya dua kali. Ini luar biasa karena sebenarnya saya tidak terlalu mahir menyundul bola, saya hanya berada di posisi yang tepat," ujar Zidane.

Kemenangan bersejarah atas Brasil ini akhirnya membawa Prancis merengkuh trofi Piala Dunia pertama mereka sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut.

Artikel terkait