Sengit! Argentina vs Swiss Masih Sama Kuat di Babak Pertama Extra Time Piala Dunia 2026

Sengit! Argentina vs Swiss Masih Sama Kuat di Babak Pertama Extra Time Piala Dunia 2026

Pertandingan sengit antara Argentina melawan Swiss di babak gugur Piala Dunia 2026 harus berlanjut hingga masa perpanjangan waktu. Hingga selesainya babak pertama extra time, papan skor di Arrowhead Stadium masih menunjukkan angka imbang 1-1.

Laga yang digelar di Kansas City pada Minggu pagi WIB tersebut menyajikan duel taktis yang sangat ketat. Tim Tango sebenarnya sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya disamakan oleh tim lawan pada paruh kedua waktu normal.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama dan Kedua

Sejak peluit pertama dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan Swiss. Strategi agresif ini membuahkan hasil manis ketika laga baru berjalan sepuluh menit.

Gelandang andalan mereka, Alexis Mac Allister, sukses mencatatkan namanya di papan skor melalui gol cepat di menit ke-10. Keunggulan tipis 1-0 untuk Tim Albiceleste ini bertahan hingga para pemain masuk ke ruang ganti untuk turun minum.

Memasuki babak kedua, situasi mulai berubah setelah Swiss mencoba keluar dari tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Usaha keras tim asal Eropa tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68 melalui aksi Dan Ndoye.

Ndoye berhasil menyarangkan bola ke gawang Emiliano Martinez dan mengubah kedudukan menjadi sama kuat 1-1. Namun, momentum kebangkitan Swiss sedikit terganggu akibat insiden yang menimpa penyerang mereka, Breel Embolo.

Embolo terpaksa diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving. Meski unggul jumlah pemain di sisa waktu normal, Argentina tetap kesulitan menembus pertahanan rapat Swiss hingga wasit meniup peluit panjang.

Ketegangan di Babak Tambahan Waktu

Memasuki masa extra time, Argentina terus menggempur pertahanan lawan guna mencari gol kemenangan. Swiss yang kini hanya bermain dengan 10 orang memilih untuk menumpuk pemain di area pertahanan sendiri.

Strategi "parkir bus" yang diterapkan Swiss terbukti sangat efektif membuat barisan penyerang Argentina merasa frustrasi. Lionel Messi sempat mendapatkan peluang emas melalui eksekusi tendangan bebas yang menjadi ciri khasnya.

Sayangnya, sepakan melengkung sang kapten masih bisa diblok dengan sempurna oleh pagar hidup yang dibangun pemain Swiss. Hingga 15 menit pertama babak tambahan berakhir, kedua tim masih belum bisa menambah pundi-pundi gol.

Berikut adalah rincian daftar pemain dari kedua kesebelasan yang diturunkan dalam pertandingan ini:
  • Argentina: Emiliano Martinez; Nicolas Tagliafico (digantikan Nico Gonzalez 78'), Lisandro Martinez, Cristian Romero, Nahuel Molina (digantikan Gonzalo Montiel 85'); Leandro Paredes; Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul (digantikan Lautaro Martinez 85'); Alexis Mac Allister; Julian Alvarez, Lionel Messi.
  • Swiss: Gregor Kobel; Ricardo Rodriguez (digantikan Eray Comert 90+5'), Manuel Akanji, Nico Elvedi, Denis Zakaria; Granit Xhaka, Remo Freuler; Dan Ndoye (digantikan Zeki Amdouni 86'), Djibril Sow (digantikan Silvan Widmer 86'), Fabian Rieder (digantikan Miro Muheim 86'); Breel Embolo.

Daftar susunan pemain di atas menunjukkan beberapa pergantian taktis yang dilakukan kedua pelatih untuk menyegarkan stamina tim di tengah jadwal turnamen yang padat. Argentina memasukkan tenaga baru di sektor serang, sementara Swiss memperkuat lini belakang setelah kehilangan satu pemain.

Data Klasemen Fase Grup Piala Dunia 2026

Sebelum mencapai babak ini, kedua tim telah melewati perjuangan keras di babak penyisihan grup masing-masing. Argentina sukses mendominasi grup mereka dengan poin sempurna tanpa kekalahan.

Berikut adalah tabel klasemen akhir dari Grup A hingga Grup F pada turnamen kali ini:
Grup Peringkat 1 Peringkat 2 Peringkat 3 Peringkat 4
Grup A Mexico (9 Pts) South Africa (4 Pts) Korea Republic (3 Pts) Czechia (1 Pts)
Grup B Switzerland (7 Pts) Canada (4 Pts) Bosnia (4 Pts) Qatar (1 Pts)
Grup C Brazil (7 Pts) Morocco (7 Pts) Scotland (3 Pts) Haiti (0 Pts)
Grup D United States (6 Pts) Australia (4 Pts) Paraguay (4 Pts) Türkiye (3 Pts)
Grup E Germany (6 Pts) Côte d'Ivoire (6 Pts) Ecuador (4 Pts) Curacao (1 Pts)
Grup F Netherlands (7 Pts) Japan (5 Pts) Sweden (4 Pts) Tunisia (0 Pts)

Data di atas memperlihatkan performa tim-tim besar yang berhasil melaju ke babak selanjutnya. Swiss sendiri lolos sebagai juara Grup B dengan mengoleksi tujuh poin hasil dari dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Selanjutnya adalah tabel rincian klasemen untuk Grup G hingga Grup L:
Grup Peringkat 1 Peringkat 2 Peringkat 3 Peringkat 4
Grup G Belgium (5 Pts) Egypt (5 Pts) IR Iran (3 Pts) New Zealand (1 Pts)
Grup H Spain (7 Pts) Cabo Verde (3 Pts) Uruguay (2 Pts) Saudi Arabia (2 Pts)
Grup I France (9 Pts) Norway (6 Pts) Senegal (3 Pts) Iraq (0 Pts)
Grup J Argentina (9 Pts) Austria (4 Pts) Algeria (4 Pts) Jordan (0 Pts)
Grup K Colombia (7 Pts) Portugal (5 Pts) Congo DR (4 Pts) Uzbekistan (0 Pts)
Grup L England (7 Pts) Croatia (6 Pts) Ghana (4 Pts) Panama (0 Pts)

Argentina mencatatkan hasil impresif di Grup J dengan menyapu bersih tiga kemenangan dan mencetak selisih gol yang cukup besar. Performa konsisten tersebut menjadi modal utama mereka saat menghadapi ketangguhan Swiss di babak gugur ini.

Artikel terkait