Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pandangannya mengenai peta persaingan di Piala AFF 2026 dengan menempatkan Vietnam sebagai kandidat terkuat untuk meraih gelar juara. Meski begitu, pelatih berkebangsaan Inggris tersebut menegaskan bahwa skuad Garuda tetap mengusung ambisi tinggi untuk memenangkan trofi dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara ini.
Dalam pembagian grup Piala AFF 2026, Indonesia tergabung di Grup A bersama dengan tim kuat Vietnam, Singapura, Kamboja, serta Timor Leste. Walaupun banyak pengamat menjagokan Indonesia dan Vietnam untuk melaju mulus ke babak semifinal, Herdman mengingatkan anak asuhnya bahwa persaingan di fase grup tidak akan berjalan dengan mudah.
Adaptasi John Herdman di Asia Tenggara
Piala AFF 2026 menjadi turnamen resmi perdana bagi Herdman setelah sebelumnya hanya mendampingi tim nasional dalam ajang persahabatan FIFA Series. Pria berusia 51 tahun tersebut mengakui bahwa dirinya masih berada dalam proses memahami dinamika sepak bola di kawasan ini, termasuk mengenali karakter setiap lawan yang akan dihadapi.
Herdman menjelaskan bahwa ia terus mempelajari berbagai gaya bermain serta kondisi spesifik sepak bola di wilayah Asia Tenggara untuk merancang strategi yang tepat. Pengalaman ini merupakan hal baru baginya karena untuk pertama kalinya ia mendapatkan kepercayaan menangani tim nasional di kawasan ini.
Alasan Vietnam Menjadi Favorit Juara
Label favorit yang disematkan kepada Vietnam bukan tanpa alasan, mengingat persiapan The Golden Star Warriors dinilai jauh lebih matang dan memiliki komposisi skuad yang stabil. Vietnam telah memulai agenda pemusatan latihan sejak akhir Juni dan berhasil mengombinasikan pemain inti yang berpengalaman dengan tambahan tenaga dari pemain diaspora.
Herdman menyebut bahwa status Vietnam sebagai juara bertahan dan pemahaman mereka terhadap cara memenangkan turnamen pendek menjadi keunggulan yang signifikan. Kombinasi antara persiapan dini dan soliditas tim membuat tim asuhan Kim Sang-sik tersebut sangat diwaspadai oleh kontestan lainnya.
Ambisi Gelar dan Sasaran Jangka Panjang
Kendati mengakui ketangguhan tim lawan, John Herdman menekankan bahwa Timnas Indonesia tidak hanya sekadar ingin berpartisipasi tanpa tujuan yang jelas. Skuad Garuda tetap mematok target juara di Piala AFF 2026 sebagai bagian dari langkah strategis menuju ambisi yang lebih besar, yakni Piala Asia 2027 dan kualifikasi Piala Dunia 2030.
Sang pelatih juga menginstruksikan para pemainnya agar tetap waspada terhadap seluruh tim di Grup A, bukan hanya terpaku pada ancaman dari Vietnam saja. Kamboja, yang menjadi lawan perdana Indonesia pada 27 Juli 2026, dinilai memiliki potensi untuk memberikan kejutan jika pasukan Garuda tidak tampil dengan konsentrasi penuh.
Harapan Bertemu Malaysia dan Dukungan Suporter
Di luar persaingan grup, Herdman menyimpan keinginan agar Indonesia bisa bertemu dengan Malaysia pada fase gugur karena atmosfer pertandingan bertajuk derbi tersebut selalu luar biasa. Ia menilai laga melawan Harimau Malaya selalu menghadirkan gairah berbeda yang mampu memacu para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
Terakhir, Herdman mengharapkan dukungan masif dari para pendukung setia saat melakoni laga kandang karena kehadiran mereka menjadi sumber motivasi tambahan yang krusial. Baginya, bermain di hadapan publik Jakarta merupakan sebuah kehormatan besar mengingat antusiasme suporter Indonesia yang sangat luar biasa dalam setiap kesempatan.