Sektor ganda putra Indonesia kini memiliki wajah baru melalui pasangan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin yang performanya mulai diperhitungkan di kancah internasional. Keduanya menonjol berkat kepercayaan diri yang tinggi, mentalitas pantang menyerah, serta konsistensi permainan yang stabil di lapangan.
Sepanjang tahun ini, Raymond dan Joaquin tercatat telah mengamankan tiket ke tiga babak final serta satu babak semifinal di turnamen BWF World Tour. Pencapaian ini melampaui statistik ganda putra papan atas lainnya seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri maupun Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Rekam Jejak Prestasi Raymond/Joaquin Tahun 2026
Pasangan muda ini sukses melaju ke partai puncak pada ajang Indonesia Masters 2026 (Super 500), Thailand Masters 2026 (Super 300), hingga turnamen bergengsi Indonesia Open 2026 (Super 1000). Selain itu, mereka juga menorehkan prestasi gemilang dengan mencapai babak semifinal All England 2026 meskipun berstatus sebagai pemain debutan.
Keberhasilan menembus babak-babak akhir di berbagai turnamen besar sempat membawa peringkat mereka menembus jajaran Top 10 dunia setelah penyelenggaraan Indonesia Open 2026. Meskipun demikian, Raymond dan Joaquin masih harus berjuang lebih keras karena performa mereka tampak mengalami antiklimaks setiap kali berlaga di babak final.
| Turnamen | Level | Pencapaian |
|---|---|---|
| Indonesia Open 2026 | Super 1000 | Finalis |
| Indonesia Masters 2026 | Super 500 | Finalis |
| Thailand Masters 2026 | Super 300 | Finalis |
| All England 2026 | Super 1000 | Semifinalis |
Ambisi Meraih Gelar di Level Super 750
Setelah mengantongi dua gelar juara pada tahun lalu di ajang Indonesia Masters Super 100 dan Australian Open, mereka kini membidik kesuksesan di level yang lebih tinggi. Agenda terdekat yang akan mereka hadapi adalah Japan Open 2026 dengan level Super 750 pada pertengahan Juli, disusul kemudian oleh China Open 2026.
Persiapan matang telah dilakukan oleh pasangan ini demi memuaskan rasa penasaran mereka untuk mencicipi gelar juara pada turnamen berkategori Super 750. Mereka menyadari bahwa bersaing di turnamen kelas atas membutuhkan perjuangan ekstra dan kerja keras yang tidak mudah untuk dilakukan.
Nikolaus Joaquin menyatakan bahwa meskipun tantangan yang dihadapi sangat berat, mereka akan terus berupaya maksimal hingga berhasil meraih podium tertinggi. Evaluasi dari penampilan di Indonesia Open sebelumnya menjadi modal penting bagi ganda putra jebolan PB Djarum ini untuk tampil lebih siap di Jepang.