Brasil Gagal di Piala Dunia 2026 Romario Ngamuk Ingin Seret Carlo Ancelotti ke Jalur Hukum

Brasil Gagal di Piala Dunia 2026 Romario Ngamuk Ingin Seret Carlo Ancelotti ke Jalur Hukum

Langkah Timnas Brasil dalam ajang Piala Dunia 2026 harus berakhir secara tragis setelah mereka ditaklukkan oleh Norwegia pada fase 16 besar. Hasil memilukan ini memicu gelombang kritik tajam dari berbagai pihak, mengingat Tim Samba datang ke turnamen tersebut dengan menyandang status sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.

Kekalahan Selecao dipastikan lewat dua gol mematikan dari Erling Haaland yang sekaligus mengubur impian besar Brasil untuk melaju ke babak perempat final. Momen ini juga menandai akhir pahit bagi perjalanan karier Neymar di pentas Piala Dunia, di mana penyerang berumur 34 tahun itu tampak sangat terpukul saat laga berakhir.

Kegagalan total ini memancing kemarahan luar biasa dari legenda hidup sepak bola Brasil, Romario, yang secara terang-terangan menyerang pelatih Carlo Ancelotti. Pahlawan Brasil di Piala Dunia 1994 tersebut menegaskan bahwa pelatih asal Italia itu harus bertanggung jawab penuh atas performa buruk tim nasional di panggung internasional.

Keterpurukan Brasil dan Desakan Pemecatan Ancelotti

Tersingkirnya Brasil pada babak 16 besar ini menjadi rapor merah paling buruk bagi mereka sejak turnamen edisi tahun 1990 silam. Catatan kelam tersebut memperpanjang puasa gelar juara dunia Brasil yang kini sudah menginjak durasi selama 24 tahun tanpa trofi emas.

Padahal, Carlo Ancelotti sengaja didatangkan oleh federasi pada Mei 2025 dengan ekspektasi tinggi untuk mengembalikan kejayaan tim yang terus merosot dalam dua dekade terakhir. Namun, kegagalan di Piala Dunia 2026 justru membuat posisi mantan juru taktik Real Madrid tersebut kini berada di ujung tanduk dan penuh tekanan.

Romario menjadi sosok yang paling vokal dalam menuntut agar Federasi Sepak Bola Brasil segera memutus kontrak kerja dengan pelatih asal Italia itu tanpa penundaan. Melalui wawancara dengan talkSPORT, Romario menyatakan jika dirinya memegang kendali di federasi, ia akan langsung mengusir Ancelotti dari ruang ganti dan merobek kontraknya di hadapan semua orang.

Kritik Keras Atas Performa Memalukan

Pria berusia 60 tahun tersebut menilai bahwa gaya permainan Brasil saat ditekuk Norwegia sama sekali tidak memperlihatkan martabat sebagai pemegang lima bintang juara dunia. Ia menyebut kekalahan tersebut sebagai salah satu lembaran paling memalukan dalam sejarah sepak bola modern yang pernah dilalui oleh skuad Selecao.

Lebih jauh lagi, Romario melontarkan pernyataan pedas dengan menyarankan agar kasus kegagalan ini dibawa ke ranah hukum demi mengevaluasi pertanggungjawaban sang pelatih. Baginya, pertandingan melawan Norwegia adalah sebuah aib besar yang membuat Ancelotti tidak layak lagi menduduki kursi kepelatihan tim nasional Brasil di masa depan.

Meskipun arus protes dan tekanan dari publik terus menguat, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dikabarkan masih enggan untuk mengambil keputusan secara terburu-buru. Berdasarkan informasi yang beredar, sikap resmi CBF saat ini adalah tetap mempertahankan komitmen dan melanjutkan kerja sama profesional dengan Carlo Ancelotti.

Detail Pertandingan & Tim Informasi Terkait
Lawan yang Mengalahkan Brasil Norwegia (Babak 16 Besar)
Pencetak Gol Lawan Erling Haaland (2 Gol)
Usia Neymar Saat Tersingkir 34 Tahun
Pencapaian Terburuk Sejak Piala Dunia 1990
Durasi Puasa Gelar Brasil 24 Tahun
Mulai Menjabat (Ancelotti) Mei 2025

Hingga saat ini, perdebatan mengenai masa depan kepemimpinan di kubu Brasil masih terus memanas di tengah persiapan tim-tim lain menuju babak selanjutnya. Sementara Norwegia bersiap menghadapi tantangan baru, publik sepak bola dunia menantikan langkah drastis apa yang akan diambil Brasil untuk memperbaiki struktur tim mereka.

Artikel terkait