Tim nasional Argentina kembali membuktikan kapasitasnya sebagai kandidat kuat juara dalam ajang Piala Dunia 2026. Sang juara bertahan berhasil melangkah ke babak semifinal setelah melewati serangkaian pertandingan yang menguji mental dan fisik para pemain.
Perjalanan Albiceleste dimulai dengan performa impresif di fase grup J dengan menyapu bersih seluruh kemenangan. Mereka sukses menumbangkan Aljazair 3-0, menekuk Austria 2-0, dan mengakhiri perlawanan Yordania dengan skor 3-1.
Dominasi Lionel Messi di Usia Senja
Lionel Messi tetap menjadi ruh permainan Argentina meski usianya kini telah menginjak 39 tahun. Kapten legendaris ini terbukti masih mampu menjadi pembeda dan penentu kemenangan dalam momen-momen krusial bagi timnya.
Sepanjang turnamen, Messi tercatat telah membukukan delapan gol dari total 17 gol yang dikoleksi Argentina. Selain tajam di depan gawang, bintang Inter Miami ini juga menyumbangkan satu assist penting bagi rekan setimnya.
Pencapaian luar biasa ini membawa Messi memecahkan rekor baru di panggung sepak bola dunia. Ia kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total koleksi 21 gol.
Ketenangan dan pengalaman Messi menjadi aset paling berharga bagi skuad asuhan Lionel Scaloni. Kehadirannya di lapangan memberikan rasa percaya diri tinggi bagi para pemain muda Argentina saat menghadapi tekanan besar.
Kebangkitan Dramatis Saat Melawan Mesir
Momen paling ikonik dalam perjalanan Argentina kali ini terjadi pada babak 16 besar saat menghadapi Mesir. Pertandingan tersebut hampir saja menjadi akhir perjalanan mereka karena sempat tertinggal dua gol tanpa balas.
Harapan mulai muncul ketika laga menyisakan sekitar 10 menit terakhir melalui gol balasan dari Cristian Romero. Tak lama berselang, Lionel Messi menyamakan kedudukan menjadi 2-2 yang membuat tensi pertandingan semakin memanas.
Berikut adalah ringkasan skor pertandingan babak gugur yang dilalui Argentina:
- Babak 16 Besar: Menang dramatis 3-2 atas Mesir melalui gol penentu di menit akhir pertandingan.
- Perempat Final: Menaklukkan Swiss dengan skor meyakinkan 3-1 untuk mengamankan tiket semifinal.
- Target Selanjutnya: Menghadapi tantangan besar melawan Inggris demi memperebutkan satu tempat di laga final.
Keberhasilan melewati situasi sulit melawan Mesir dianggap sebagai titik balik utama kekuatan mental Argentina. Kemenangan tersebut dipastikan oleh sundulan maut Enzo Fernandez pada menit ke-93 yang mengunci skor menjadi 3-2.
Data statistik performa individu Lionel Messi hingga babak perempat final:
| Kategori Statistik | Jumlah / Pencapaian |
|---|---|
| Total Gol di Piala Dunia 2026 | 8 Gol |
| Jumlah Assist | 1 Assist |
| Total Gol Sepanjang Sejarah Piala Dunia | 21 Gol (Rekor Baru) |
| Status Klub Saat Ini | Inter Miami |
Statistik di atas menunjukkan bahwa pengaruh Messi belum pudar meskipun ia merupakan salah satu pemain tertua di turnamen ini. Efektivitasnya dalam mencetak gol menjadi kunci utama Argentina tetap berada di jalur juara.
Setelah menyingkirkan Swiss dengan performa yang solid, fokus Argentina kini sepenuhnya tertuju pada laga kontra Inggris. Pertandingan semifinal ini diprediksi akan menjadi salah satu duel paling sengit di Piala Dunia 2026.