Presenter kondang Ruben Onsu resmi kembali ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu, 1 Juli 2026. Kepulangannya kali ini menandai berakhirnya perjalanan ibadah umrah keempat yang ia jalani di Tanah Suci.
Momen religi tersebut terasa semakin istimewa karena ia berangkat bersama sahabat lamanya, Ivan Gunawan. Pertemuan mereka di depan Ka'bah menjadi pengalaman emosional yang sangat disyukuri oleh Ruben.
Momen Kebersamaan dengan Ivan Gunawan
Ruben mengungkapkan bahwa rencana umrah bersama Ivan Gunawan sebenarnya sudah lama dinantikan. Kesibukan jadwal masing-masing selama 15 tahun terakhir selalu menjadi kendala utama bagi mereka untuk berangkat bersama.
Ia merasa rencana Tuhan bekerja dengan cara yang luar biasa hingga akhirnya mereka bisa bertemu di Tanah Suci. Ruben mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang menurutnya sangat indah tersebut.
Meskipun pergi dalam satu rombongan, keduanya memilih untuk tidak selalu melakukan aktivitas ibadah secara berdampingan. Keputusan ini diambil agar masing-masing bisa lebih khusyuk dan mendapatkan tempat di area ibadah.
Lucunya, meski tidak membuat janji khusus, mereka seringkali bertemu secara tidak sengaja saat sedang melakukan tawaf. Ruben menganggap frekuensi pertemuan yang tidak direncanakan tersebut sebagai sebuah kebetulan yang unik.
Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem
Ibadah kali ini memberikan tantangan tersendiri bagi Ruben Onsu karena suhu udara di Arab Saudi sedang mencapai puncaknya. Ia menceritakan bagaimana cuaca panas yang menyengat sempat menguji fisiknya selama beribadah.
Beberapa fakta mengenai kondisi cuaca ekstrem yang dialami Ruben Onsu selama di Tanah Suci:
- Suhu udara saat pelaksanaan salat Jumat dilaporkan menyentuh angka 50 derajat Celsius.
- Panas yang sangat menyengat membuat perangkat elektronik seperti ponsel tidak bisa dipegang karena terlalu panas.
- Kondisi lingkungan yang ekstrem mengharuskan fisik tetap prima meski baru berada di luar ruangan dalam waktu singkat.
Pengalaman ini menjadi pengingat bagi Ruben akan besarnya perjuangan para jemaah dalam menjalankan ibadah di tengah terik matahari. Meski berat, ia tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh rangkaian ibadahnya dengan maksimal.
Fokus Ibadah Tanpa Memikirkan Penampilan
Selama berada di sana, mantan suami Sarwendah ini mengaku sudah tidak lagi memedulikan masalah penampilan fisik. Ia bahkan memilih untuk tidak menggunakan tabir surya atau sunblock meskipun cuaca sangat panas.
Ruben berpendapat bahwa kondisi kulitnya adalah milik Sang Pencipta, sehingga ia lebih memilih untuk menikmati setiap momen tanpa rasa khawatir. Baginya, fokus utama hanyalah berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Hal ini juga terlihat dari perubahan fisik Ruben yang kini tampil dengan brewok lebih tebal saat tiba di Jakarta. Ia mengaku sengaja tidak mencukur rambut di wajahnya karena ingin memanfaatkan seluruh waktu yang ada untuk beribadah.
Aktivitasnya selama di sana hanya berputar di antara kamar hotel dan Masjidil Haram secara terus-menerus. Kedisiplinan dalam beribadah inilah yang membuatnya merasa perjalanan religi kali ini sangat bermakna bagi ketenangan batinnya.