Timnas Spanyol berhasil mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026 sebagai tim kedua yang memastikan diri lolos ke babak empat besar. Kemenangan dramatis dengan skor 2-1 atas Belgia diraih berkat kontribusi gol dari Fabian Ruiz dan Mikel Merino, sementara gol balasan lawan dicetak oleh Charles De Ketelaere.
Keberhasilan ini membawa skuad La Furia Roja melaju ke fase berikutnya untuk menantang Timnas Prancis yang sudah lebih dulu mengamankan posisi. Pertandingan ini berlangsung sengit sejak menit awal hingga akhirnya ditentukan oleh gol krusial di pengujung waktu normal.
Jalannya Pertandingan
Dominasi Spanyol mulai membuahkan hasil pada menit ke-30 lewat aksi gelandang Paris Saint-Germain, Fabian Ruiz, yang menyambar bola dari jarak dekat. Keunggulan satu gol tersebut bertahan hingga mendekati akhir babak pertama sebelum tim lawan memberikan respons yang mengejutkan.
Belgia sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-41 melalui sundulan akurat Charles De Ketelaere yang merobek jala gawang Spanyol untuk pertama kalinya sepanjang turnamen. Gol penyeimbang ini sempat membuat laga berjalan sangat alot dan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Mikel Merino kembali menjadi pahlawan kemenangan setelah memanfaatkan bola muntah dari tendangan jarak jauh Pau Cubarsi yang gagal ditepis dengan sempurna oleh Senne Lammens. Gelandang tersebut mencetak gol penentu pada menit ke-88, mengulangi memori manis saat ia juga mencetak gol kemenangan melawan Portugal di babak 16 besar.
Statistik dan Susunan Pemain
Secara statistik, Spanyol menunjukkan dominasi yang sangat kuat dengan penguasaan bola mencapai 68 persen dan melepaskan 18 tembakan sepanjang laga. Sebaliknya, Belgia hanya mampu mencatatkan 5 tembakan dengan 2 di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.
| Kategori Statistik | Spanyol | Belgia |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 2 | 1 |
| Total Tembakan | 18 | 5 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 8 | 2 |
| Penguasaan Bola | 68% | 32% |
| Pelanggaran | 13 | 18 |
| Offside | 3 | 1 |
Di bawah asuhan Luis De La Fuente, Spanyol mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan lini serang yang diisi oleh kombinasi pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal dan Dani Olmo. Sementara itu, Belgia yang dilatih Rudi Garcia mengandalkan Kevin De Bruyne sebagai pengatur serangan di lini tengah.
Komposisi pemain Spanyol diperkuat oleh Unai Simon di bawah mistar serta barisan pertahanan yang dipimpin oleh Aymeric Laporte dan Pau Cubarsi. Belgia sendiri harus melakukan pergantian kiper setelah Thibaut Courtois mengalami cedera, yang kemudian digantikan oleh Senne Lammens.