Penjaga gawang utama Timnas Belgia, Thibaut Courtois, secara terbuka memberikan pembelaan serta dukungan moral bagi juniornya, Senne Lammens. Courtois menegaskan bahwa Lammens tidak selayaknya menerima kritik yang berlebihan setelah menjalani laga debutnya yang sulit pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Lammens sebenarnya sudah menjadi bagian dari skuad asuhan Rudi Garcia sejak awal turnamen, namun ia terus berada di bangku cadangan karena status Courtois sebagai pilihan utama. Peluang debut bagi kiper muda ini muncul secara tak terduga ketika Courtois mengalami cedera di tengah laga krusial melawan Spanyol dan terpaksa ditarik keluar lapangan.
Sayangnya, debut tersebut diwarnai oleh sebuah momen nahas yang berujung fatal bagi langkah Timnas Belgia di turnamen tersebut. Setelah Lammens menepis tembakan jarak jauh yang dilepaskan Pau Cubarsi, bola liar justru mendarat tepat di kaki Mikel Merino yang langsung menyambar peluang tersebut menjadi gol.
Gol kedua dari Mikel Merino tersebut memastikan kemenangan La Furia Roja sekaligus mengamankan satu tiket di babak semifinal bagi Spanyol. Dalam sesi wawancara bersama DAZN selepas pertandingan, Courtois segera meminta publik dan media untuk tidak bersikap terlalu keras dalam menghakimi performa Lammens.
Courtois menilai bahwa situasi bola muntah tersebut sangat sulit diantisipasi oleh kiper manapun dan menganggap Lammens hanya kurang beruntung dalam momen itu. Ia juga menyoroti kondisi lapangan yang sangat kering sebagai salah satu faktor yang menyulitkan pergerakan bola serta antisipasi sang kiper muda.
Dukungan Untuk Masa Depan Lammens
Meskipun melakukan kesalahan yang berujung kekalahan, Courtois tetap memuji kualitas teknis Lammens sebagai salah satu penjaga gawang papan atas. Ia meyakini bahwa kegagalan di laga melawan Spanyol ini justru akan menjadi pelajaran berharga yang menempa mentalitas Lammens di masa depan.
Dukungan penuh diberikan Courtois karena ia mengetahui betul kapasitas Lammens yang sudah terbukti tampil mengesankan selama membela Manchester United di level klub. Courtois menegaskan bahwa juniornya tersebut memiliki prospek yang sangat cerah dan akan segera bangkit untuk menjadi sosok yang lebih tangguh bagi Belgia.
Pemain veteran tersebut juga berpesan agar momen ini tidak merusak kepercayaan diri Lammens yang baru saja merasakan atmosfer tekanan tinggi di Piala Dunia. Ia yakin bahwa pengalaman pahit di babak perempat final ini akan menjadi pondasi bagi Lammens untuk berkembang menjadi kiper kelas dunia.
Kembali ke Level Klub
Setelah perjalanan Belgia resmi berakhir di Piala Dunia 2026, Senne Lammens dijadwalkan akan segera bertolak menuju Manchester untuk mempersiapkan musim baru. Namun, ia tidak akan langsung bergabung dengan tim utama Manchester United karena mendapatkan jatah libur tambahan pasca kompetisi internasional.
Kiper didikan United ini baru akan bergabung dalam sesi pramusim klub pada bulan Agustus mendatang guna memulihkan kondisi fisik dan mentalnya. Dengan dukungan dari rekan setim seperti Courtois, Lammens diharapkan dapat melupakan kegagalan di Piala Dunia dan fokus mengejar prestasi di Premier League.