Tim Nasional Inggris memang berhasil memastikan diri melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Norwegia. Meski begitu, kemenangan ini ternyata tidak serta merta membuat sang pelatih, Thomas Tuchel, merasa puas dengan performa anak asuhnya.
Pertandingan perempat final yang berlangsung di Miami Stadium pada Minggu dini hari WIB tersebut berjalan sangat alot bagi skuad Tiga Singa. Inggris harus berjuang ekstra keras selama 120 menit untuk mengunci kemenangan tipis 2-1 melalui babak tambahan waktu.
Drama Kemenangan Susah Payah Inggris
Inggris sempat berada dalam posisi tertekan setelah tertinggal lebih dulu dari Norwegia. Andreas Schjelderup berhasil membobol gawang Inggris dan membawa timnya unggul, yang sempat mengejutkan para pendukung Inggris di stadion.
Beruntung, Jude Bellingham muncul sebagai penyelamat bagi Tim Tiga Singa. Gelandang andalan ini mencetak dua gol atau brace, termasuk gol penentu kemenangan yang dilesakkan pada masa perpanjangan waktu atau extra time.
Thomas Tuchel memberikan komentar jujur mengenai jalannya pertandingan yang sangat melelahkan tersebut. Pelatih asal Jerman ini mengakui bahwa permainan anak asuhnya jauh dari kata maksimal sehingga harus dipaksa bermain hingga babak tambahan.
Dalam pandangannya, Inggris bahkan bisa dikatakan cukup beruntung bisa memenangkan laga krusial ini. Pasalnya, Norwegia sempat mencetak gol lain di babak kedua, namun dianulir wasit karena Erling Haaland dianggap melakukan pelanggaran dalam proses terciptanya gol tersebut.
Kritik Thomas Tuchel untuk Performa Tim
Berikut adalah poin-poin keberatan Thomas Tuchel terhadap performa Timnas Inggris dalam laga tersebut:
- Ketidakpuasan terhadap cara bermain tim yang dianggap mempersulit diri sendiri di lapangan.
- Adanya faktor keberuntungan yang membantu tim lolos meski tampil kurang dominan.
- Kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas permainan sebelum melakoni laga di babak semifinal.
- Harapan agar para pemain bisa tampil lebih solid dan tidak melakukan kesalahan yang sama di fase berikutnya.
Kritik ini disampaikan Tuchel sebagai bentuk evaluasi agar timnya tidak terlena dengan hasil akhir. Ia menegaskan bahwa meskipun hasil akhirnya fantastis, cara mereka mencapainya masih memerlukan banyak perbaikan.
"Kami mempersulit diri sendiri hari ini. Hasilnya memang fantastis karena kami lolos ke semifinal, tetapi saya sama sekali tidak senang dengan bagaimana kami bermain," ujar Tuchel sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA.
"Kami beruntung hari ini. Kami perlu bermain lebih baik lagi. Kami akan berusaha meningkat, karena kami memang sangat perlu untuk menjadi lebih baik lagi di laga selanjutnya," tambahnya dengan tegas.
Sejarah Semifinal Inggris di Piala Dunia
Kemenangan dramatis atas Norwegia ini mengantarkan Inggris ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Kini, Jude Bellingham dan rekan-rekan setimnya tinggal menunggu hasil pertandingan antara Argentina melawan Swiss untuk mengetahui lawan mereka berikutnya.
Pencapaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena merupakan semifinal keempat bagi Inggris sepanjang partisipasi mereka di ajang Piala Dunia. Namun, catatan sejarah menunjukkan bahwa Inggris sering kali kesulitan melangkah lebih jauh setelah mencapai babak empat besar.
Ringkasan riwayat pencapaian Timnas Inggris di babak semifinal Piala Dunia:
| Tahun Penyelenggaraan | Pencapaian Akhir Inggris | Catatan Tambahan |
|---|---|---|
| 1966 | Juara (Champions) | Berstatus sebagai tuan rumah |
| 1990 | Peringkat Keempat | Kalah di semifinal dan perebutan tempat ketiga |
| 2018 | Peringkat Keempat | Kembali gagal di fase empat besar |
| 2026 | Sedang Berlangsung | Berhasil mencapai babak semifinal |
Data di atas memperlihatkan bahwa dari tiga kesempatan semifinal sebelumnya, Inggris hanya satu kali berhasil keluar sebagai juara, yakni pada tahun 1966. Sisanya, mereka harus puas mengakhiri turnamen di peringkat keempat pada edisi 1990 dan 2018.
Kini tantangan besar menanti Thomas Tuchel untuk mematahkan tren negatif tersebut dan membawa trofi kembali ke Inggris. Dengan komposisi skuad yang ada, publik berharap performa tim bisa meningkat sesuai dengan tuntutan sang pelatih sebelum laga semifinal dimulai.