Investor Asing Borong Saham BUMI dan BRMS Saat Net Foreign Kembali Hijau Hari Ini

Investor Asing Borong Saham BUMI dan BRMS Saat Net Foreign Kembali Hijau Hari Ini

Aktivitas investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencatatkan hasil positif pada perdagangan Senin (13/7). Posisi beli bersih atau net buy tetap bertahan di zona hijau meskipun secara angka mengalami sedikit penurunan dibandingkan sesi sebelumnya.

Pada penutupan bursa kali ini, investor asing membukukan net buy sebesar 130,40 juta lembar saham. Angka tersebut melandai jika dibandingkan dengan posisi net buy hari Jumat (10/7) yang sempat mencapai 224,58 juta lembar.

Peningkatan Volume Transaksi Asing

Meskipun secara nilai bersih menurun, volume perdagangan saham oleh investor asing secara keseluruhan justru mengalami peningkatan. Total pembelian saham oleh pihak asing atau foreign buy melonjak menjadi 3,57 miliar lembar dari yang sebelumnya 2,78 miliar lembar.

Kenaikan juga terjadi pada sisi penjualan saham oleh pihak asing atau foreign sell. Tercatat volume penjualan naik dari 2,56 miliar lembar menjadi 3,44 miliar lembar saham pada penutupan hari ini.

Daftar Saham yang Paling Banyak Dibeli Asing

Sektor sumber daya alam menjadi primadona dalam aktivitas beli bersih asing pada sesi perdagangan awal pekan ini. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memimpin daftar beli bersih dengan selisih yang cukup signifikan dibanding emiten lainnya.

Rincian emiten dengan performa beli bersih (net buy) tertinggi adalah sebagai berikut:

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Mencatatkan net buy tertinggi mencapai 266,02 juta lembar setelah dibeli sebanyak 560,82 juta lembar.
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Anak usaha BUMI ini menempati posisi kedua dengan volume net buy sebesar 85,20 juta lembar.
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Berada di peringkat ketiga dengan total pembelian bersih oleh asing sebanyak 49,38 juta lembar.
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Mengikuti dengan raihan net buy sebesar 48,43 juta lembar saham.
  • PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR): Menutup daftar lima besar dengan perolehan net buy sebesar 33,80 juta lembar.

Data di atas menunjukkan kepercayaan investor asing masih cukup kuat pada sektor energi dan infrastruktur. Emiten-emiten tersebut berhasil menarik minat beli yang lebih besar dibandingkan aksi jualnya di pasar reguler.

Emiten yang Paling Banyak Dilepas Asing

Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang justru mencatatkan pelepasan besar-besaran oleh investor mancanegara. Sektor infrastruktur energi dan ritel menjadi sasaran utama aksi jual bersih atau net sell kali ini.

Berikut adalah ringkasan data emiten dengan volume jual bersih (net sell) terbesar:

Nama Emiten (Kode Saham)Volume Beli (Lembar)Volume Jual (Lembar)Net Sell (Lembar)
Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI)173,82 Juta306,95 Juta133,13 Juta
Mitra Adiperkasa (MAPI)34,12 Juta138,70 Juta104,57 Juta
Darma Henwa (DEWA)94,21 Juta175 Juta80,36 Juta
Bank Central Asia (BBCA)70 Juta150 Juta79,28 Juta
Wir Asia (WIRG)705 Ribu28,80 Juta28,10 Juta

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) tercatat sebagai saham yang paling banyak dilepas dengan net sell melebihi 133 juta lembar. Sementara itu, saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BBCA juga turut mengalami tekanan jual asing yang cukup signifikan.

Langkah para investor asing ini memberikan gambaran dinamika pasar modal Indonesia yang sangat cair. Pergerakan saham-saham tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental perusahaan maupun sentimen ekonomi global yang memengaruhi minat investasi di tanah air.

Artikel terkait