Jejak Inggris di Semifinal Piala Dunia Ternyata Hanya Sekali Menang Simak Sejarahnya

Jejak Inggris di Semifinal Piala Dunia Ternyata Hanya Sekali Menang Simak Sejarahnya

Timnas Inggris sukses mengamankan tiket menuju babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan perlawanan sengit Norwegia. Pertandingan yang berlangsung dramatis pada Minggu pagi WIB tersebut berakhir dengan keunggulan tipis 2-1 bagi skuad Tiga Singa.

Kemenangan Inggris kali ini dipastikan lewat sepasang gol yang dicetak oleh bintang mereka, Jude Bellingham. Hasil positif ini membawa tim asuhan Thomas Tuchel kembali ke babak empat besar untuk pertama kalinya sejak prestasi serupa di tahun 2018.

Meskipun tiket semifinal berhasil diraih, perjuangan Inggris di atas lapangan tidaklah didapatkan dengan cara yang sederhana. Mereka harus berjuang ekstra keras hingga memasuki babak tambahan waktu guna meredam ambisi Erling Haaland dan kolega.

Saat ini, Inggris hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk bisa membawa pulang trofi Piala Dunia yang sangat mereka dambakan. Momentum tahun 2026 ini terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan peringatan 60 tahun kesuksesan mereka meraih gelar juara dunia pertama pada 1966 silam.

Kendati menyandang status sebagai salah satu kekuatan sepak bola tradisional di planet ini, Inggris sebenarnya memiliki catatan yang cukup unik di fase semifinal. Sejarah mencatat bahwa The Three Lions tidak terlalu sering menapakkan kaki hingga ke tahap sejauh ini.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Sporting News, sepanjang sejarah partisipasi mereka, Inggris baru berhasil mencicipi babak semifinal sebanyak empat kali. Catatan tersebut sudah termasuk keberhasilan fenomenal mereka pada edisi Piala Dunia 2026 ini.

Kemeriahan di stadion pun terasa sangat luar biasa, di mana jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, menyaksikan langsung euforia para suporter. Ribuan pendukung Inggris yang hadir di stadion merayakan kemenangan tersebut dengan cara yang sangat ikonik.

Suasana stadion berubah menjadi panggung karaoke massal saat lagu legendaris milik Oasis yang berjudul "Wonderwall" dikumandangkan secara serentak. Momen emosional tersebut menunjukkan betapa besarnya harapan publik Inggris untuk melihat tim nasional mereka kembali berjaya di panggung dunia.

Rekam Jejak Inggris di Babak Semifinal

Jika menilik statistik dari tiga penampilan di semifinal sebelumnya, Inggris tercatat hanya mampu satu kali melangkah hingga ke partai puncak. Hal ini menunjukkan bahwa babak empat besar sering kali menjadi rintangan yang sangat sulit bagi mereka.

Berikut adalah detail hasil pertandingan Inggris di semifinal Piala Dunia sebelumnya:

  • Piala Dunia 1966: Inggris berhasil menang dengan skor 2-1 saat menghadapi Portugal.
  • Piala Dunia 1990: Inggris harus menyerah dari Jerman Barat setelah bermain imbang 1-1 dan kalah melalui drama adu penalti.
  • Piala Dunia 2018: Inggris kembali gagal melaju ke final setelah kalah 1-2 dari Kroasia lewat babak tambahan waktu.

Data tersebut menggambarkan bahwa sebelum turnamen edisi 2026 ini dimulai, Inggris mengantongi rekor satu kemenangan dan dua kekalahan di semifinal. Kegagalan-kegagalan tersebut sering kali menyisakan luka mendalam bagi para penggemar sepak bola di tanah Britania.

Kenangan Pahit di Semifinal 2018

Salah satu momen paling menyakitkan bagi generasi baru suporter Inggris terjadi pada Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di Rusia. Kala itu, Gareth Southgate memimpin skuad muda Inggris menghadapi Kroasia yang sebenarnya tidak terlalu diunggulkan.

Laga tersebut awalnya berjalan sangat manis bagi Inggris setelah Kieran Trippier mencetak gol indah melalui tendangan bebas di menit kelima. Keunggulan satu gol tersebut sempat membangkitkan asa bahwa Inggris akan mengakhiri kutukan panjang mereka.

Namun, mimpi indah tersebut perlahan sirna saat Ivan Perisic berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68. Pertandingan yang berjalan intens itu terpaksa dilanjutkan ke babak tambahan waktu karena skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir.

Mimpi buruk Inggris benar-benar menjadi nyata ketika Mario Mandzukic mencetak gol penentu kemenangan Kroasia pada menit ke-109. Gol tersebut memastikan skor menjadi 2-1 sekaligus memupus harapan The Three Lions untuk tampil di laga final Piala Dunia.

Misi Besar Mengakhiri Penantian 60 Tahun

Sejarah mencatat bahwa satu-satunya gelar juara dunia yang pernah diraih Inggris terjadi pada tahun 1966 saat mereka bertindak sebagai tuan rumah. Perjalanan mereka kala itu sungguh impresif dengan menumbangkan tim-tim raksasa sepak bola dunia.

Ringkasan perjalanan legendaris Inggris menuju gelar juara dunia 1966:

  • Perempat Final: Mengandaskan perlawanan Argentina dengan skor tipis 1-0.
  • Semifinal: Menyingkirkan Portugal yang diperkuat Eusebio dengan skor 2-1.
  • Final: Menumbangkan Jerman Barat melalui pertandingan epik yang berakhir 4-2.

Fakta menarik lainnya adalah Inggris baru satu kali tampil di final Piala Dunia sepanjang sejarah mereka. Beruntungnya, dalam satu-satunya kesempatan tampil di final tersebut, mereka berhasil keluar sebagai pemenang dan meraih trofi emas.

Kini, tepat enam dekade setelah momen bersejarah di Stadion Wembley tersebut, Inggris kembali berada di ambang sejarah besar. Skuad asuhan Thomas Tuchel kini memikul beban sekaligus harapan besar untuk mengakhiri puasa gelar selama 60 tahun.

Piala Dunia 2026 pun menjadi panggung pembuktian bagi generasi emas baru Inggris apakah mereka mampu menyamai prestasi para legenda tahun 1966. Publik sepak bola dunia kini menanti, apakah sepak bola benar-benar akan "pulang ke rumah" pada tahun ini.

Edisi Piala Dunia Lawan di Semifinal Hasil Akhir Status
1966 Portugal Menang 2-1 Melaju ke Final & Juara
1990 Jerman Barat Kalah Adu Penalti (1-1) Gagal ke Final
2018 Kroasia Kalah 1-2 (Extra Time) Gagal ke Final
2026 Argentina Akan Bertanding Menunggu Hasil

Tabel di atas merangkum bagaimana perjuangan tim nasional Inggris setiap kali mereka berhasil menembus babak semifinal Piala Dunia. Terlihat jelas bahwa fase ini selalu menjadi titik krusial yang menentukan keberhasilan atau kegagalan kampanye mereka di turnamen terbesar sejagat ini.

Artikel terkait