Horacio Elizondo, wasit yang memimpin partai final Piala Dunia 2006, baru-baru ini mengungkap kembali detail percakapan dan kejadian di balik kartu merah legendaris Zinedine Zidane. Momen bersejarah ini bermula ketika kapten timnas Perancis tersebut melakukan aksi menanduk bek timnas Italia, Marco Materazzi, yang hingga kini masih menjadi salah satu peristiwa paling kontroversial dalam sejarah sepak bola.
Dalam laga puncak tersebut, timnas Perancis sebenarnya berhasil memimpin jalannya pertandingan lebih dulu lewat eksekusi penalti dingin dari Zinedine Zidane. Penalti tersebut diberikan oleh wasit setelah Marco Materazzi dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap penyerang Perancis, Florent Malouda, di dalam kotak terlarang.
Kegembiraan pendukung Les Bleus tidak bertahan lama karena Italia mampu memberikan respon cepat untuk menyeimbangkan kedudukan menjadi satu sama. Marco Materazzi menebus kesalahannya dengan mencetak gol balasan lewat sundulan tajam setelah memanfaatkan umpan sepak pojok akurat yang dilepaskan oleh Andrea Pirlo.
Kronologi Kartu Merah Zinedine Zidane
Setelah kedudukan imbang, Perancis terus melancarkan tekanan hebat ke jantung pertahanan Gli Azzurri yang dikawal sangat rapat oleh duet kokoh Marco Materazzi dan Fabio Cannavaro. Namun, rasa frustrasi mulai menyelimuti skuad Perancis seiring buntuya serangan mereka hingga puncaknya terjadi sepuluh menit sebelum babak perpanjangan waktu berakhir.
Zinedine Zidane akhirnya harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah wasit mencabut kartu merah akibat aksi kekerasan fisik yang ia lakukan terhadap Marco Materazzi. Banyak laporan menyebutkan bahwa Materazzi sengaja memprovokasi kemarahan Zidane dengan melontarkan kalimat penghinaan yang merendahkan ibu serta saudara perempuan sang kapten Perancis.
Kehilangan pemimpin di lapangan membuat kekuatan Perancis pincang hingga pertandingan harus ditentukan melalui drama adu penalti yang akhirnya dimenangi oleh timnas Italia. Pertandingan final yang berlangsung pada 9 Juli 2006 tersebut dipimpin oleh Horacio Elizondo, wasit asal Argentina yang kini membagikan perspektifnya mengenai insiden itu.
Kesaksian Wasit Horacio Elizondo
Berdasarkan laporan dari Football Italia, Elizondo menceritakan secara detail apa yang terjadi di lapangan serta bagaimana komunikasi antarpengadil saat insiden tandukan itu berlangsung. Ia mengaku sempat bingung saat melihat Materazzi terkapar di tanah tanpa mengetahui penyebab pastinya sehingga ia segera menghentikan jalannya permainan.
Elizondo mengungkapkan bahwa ia sempat bertanya kepada asisten wasit pertama dan kedua, namun keduanya mengaku tidak melihat kontak fisik apapun yang melibatkan kedua pemain tersebut. Kondisi tersebut sempat membuat tim wasit berada dalam situasi sulit karena mereka tidak tahu persis apa yang sebenarnya telah terjadi di tengah lapangan.
Titik terang akhirnya muncul ketika wasit keempat, Medina Cantalejo, memberikan informasi krusial melalui alat komunikasi bahwa Zidane telah menanduk dada Materazzi dengan sangat keras. Elizondo menyadari bahwa saat itu hanya wasit keempat yang melihat kejadian tersebut secara langsung, sementara asisten lainnya dan penonton di stadion mungkin melewatkan momen singkat itu.