Sutradara Anggy Umbara kembali menggebrak layar lebar melalui karya terbarunya berjudul 402: Rumah Sakit Angker Korea. Film ini merupakan adaptasi resmi dari sinema horor populer asal Korea Selatan, Gonjiam: Haunted Asylum.
Meskipun diadaptasi dari karya luar negeri, Anggy memberikan sentuhan berbeda yang tidak ditemukan dalam versi aslinya. Salah satu elemen kejutan yang menonjol adalah masuknya unsur kearifan lokal berupa teror boneka jailangkung.
Obsesi Viewer yang Berujung Teror Mencekam
Cerita berfokus pada sekelompok konten kreator ambisius yang mengejar target fantastis hingga jutaan penonton. Mereka nekat melakukan penelusuran di sebuah rumah sakit tua yang terbengkalai dan dikenal angker di Korea Selatan.
Para pemeran utama yang menghidupkan karakter dalam film ini antara lain adalah:
- Arbani Yasiz sebagai Juna
- Saputra Kori sebagai Adit
- Diandra Agatha sebagai Arum
- Elang El Gibran sebagai Bara
- Lea Ciarachel sebagai Yuri
- Aylena Fusil sebagai Tyas
- Jang Hansol sebagai Dae-Ho
Ketujuh orang ini terobsesi menembus angka 3 juta viewers melalui siaran horor mereka. Namun, misi tersebut justru berubah menjadi mimpi buruk saat rentetan teror mengerikan mulai mengejar mereka satu per satu.
Sentuhan Horor Lokal di Negeri Ginseng
Kehadiran jailangkung dalam film ini menjadi pembeda utama sekaligus daya tarik bagi penonton di Indonesia. Munculnya boneka pemanggil arwah tersebut dirancang sebagai "kado" istimewa bagi para pencinta genre horor.
Selain jailangkung, tim produksi juga menjanjikan berbagai kejutan lain yang masih dirahasiakan rapat. Penonton disarankan untuk menyaksikan film ini secara utuh di bioskop guna merasakan ketegangan yang maksimal.
Soundtrack Magis dengan Mantra Pemanggil Arwah
Detail menarik lainnya terletak pada musik latar atau soundtrack yang muncul menjelang akhir cerita. Soundtrack ini menggunakan mantra pemanggilan arwah yang dirancang khusus oleh komposer Jerrico Escondore Vanditya.
Jerrico mengombinasikan mantra tersebut dalam dua bahasa untuk menciptakan nuansa yang sangat mistis. Ia bahkan menyisipkan notasi yang terinspirasi dari kalimat sakral agar suasana magisnya terasa lebih nyata.
Informasi mengenai proses pembuatan musik latar film ini:
| Aspek Produksi | Detail Informasi |
|---|---|
| Komposer Musik | Jerrico Escondore Vanditya |
| Inspirasi Notasi | Kalimat sakral "Laa ilaha illallah" |
| Lirik Mantra | Penggabungan mantra jailangkung tradisional |
| Tujuan Artistik | Menciptakan kesan sakral dan memanggil arwah |
Sang komposer menjelaskan bahwa penggunaan intonasi tersebut memberikan dampak psikologis yang menyeramkan bagi siapa pun yang mendengarnya. Perpaduan melodi sakral dan lirik pemanggil setan ini bertujuan memperkuat atmosfer horor di dalam bioskop.
Bagi Anda yang sudah tidak sabar merasakan sensasi mencekam di rumah sakit angker tersebut, film ini dijadwalkan tayang serentak. 402: Rumah Sakit Angker Korea siap menghantui bioskop mulai 9 Juli 2026.