Mantan pelatih tim nasional Inggris, Sam Allardyce, memberikan saran krusial kepada Thomas Tuchel untuk memasang Dan Burn guna mengawal pergerakan Erling Haaland pada perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan krusial antara Inggris melawan Norwegia tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat, pada hari Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB.
Kondisi skuad The Three Lions saat ini sedang berada dalam tekanan besar akibat krisis pemain di sektor pertahanan setelah Jarell Quansah dipastikan absen. Bek muda tersebut harus menjalani hukuman larangan bertanding setelah menerima kartu merah pada laga sengit di babak 16 besar melawan Meksiko.
Masalah Cedera dan Ketersediaan Pemain Belakang
Kekuatan lini belakang Inggris semakin melemah seiring dengan kabar mengenai kondisi Marc Guehi yang dilaporkan mengalami masalah pada otot hamstring. Situasi ini membuat opsi pemain bertahan Thomas Tuchel sangat terbatas, menyisakan hanya Ezri Konsa, John Stones, dan Dan Burn dalam kondisi yang benar-benar bugar.
Meski sedang diterpa badai cedera di sektor tengah pertahanan, Inggris mendapatkan sedikit kabar baik mengenai kembalinya Reece James ke dalam tim. Bek sayap tersebut sebelumnya harus menepi dan melewatkan sejumlah laga setelah menderita cedera dalam pertandingan fase grup L saat menghadapi Ghana.
Lawan yang harus dihadapi Inggris di fase delapan besar ini tidak bisa dianggap remeh karena Norwegia merupakan salah satu tim yang memberikan kejutan besar sepanjang turnamen. Keberhasilan Norwegia melaju ke perempat final diraih setelah mereka secara dramatis menyingkirkan tim raksasa Brasil dengan kemenangan tipis 2-1.
Ancaman Erling Haaland dan Kekhawatiran Allardyce
Kekuatan utama tim berjuluk The Vikings tersebut bertumpu pada ketajaman Erling Braut Haaland yang sejauh ini telah mengoleksi tujuh gol sepanjang kompetisi. Hilangnya peluang memainkan Guehi sebenarnya dianggap kerugian karena ia adalah rekan setim Haaland di level klub yang sangat mengenal gaya bermain sang penyerang.
Walaupun demikian, Sam Allardyce justru memiliki perspektif berbeda dan menyatakan bahwa absennya Guehi bukanlah akhir dari segalanya bagi timnas Inggris. Menurut pandangan profesionalnya, ia menilai bahwa Guehi sebenarnya bukan sosok yang paling ideal untuk meredam keganasan Haaland di area kotak penalti.
"Dari sudut pandang kepelatihan yang murni, saya pribadi tidak akan membiarkan Marc Guehi mengemban tugas menjaga Haaland jika memang ada pilihan lain yang tersedia," jelas Allardyce. Beliau menekankan bahwa keputusan dalam menempatkan pemain bertahan harus disesuaikan dengan karakteristik fisik lawan yang dihadapi.
Allardyce menyarankan jika Ezri Konsa diturunkan, maka tanggung jawab utama untuk menempel ketat Haaland harus dibebankan sepenuhnya kepada pemain tersebut. Bahkan jika situasi di lapangan berubah, ia menyarankan agar para pemain bertahan Inggris berani melakukan pertukaran posisi secara dinamis untuk mengimbangi pergerakan lawan.
Kekhawatiran utama Allardyce terletak pada fakta bahwa Haaland memiliki keunggulan fisik luar biasa yang mungkin akan menyulitkan Guehi dalam duel-duel satu lawan satu. Tanpa bantuan yang tepat, Guehi diyakini akan kesulitan memenangkan perebutan bola udara maupun mengantisipasi umpan-umpan silang yang menjadi senjata utama Norwegia.
Keunggulan Fisik Dan Burn Menjadi Solusi
Sebagai solusi alternatif, Sam Allardyce lebih menjagokan Dan Burn untuk dipasang di jantung pertahanan karena memiliki postur tubuh yang mampu mengimbangi Haaland. Ia merujuk pada performa solid yang ditunjukkan Burn saat membantu mengamankan lini pertahanan Inggris dari serangan udara dalam laga melawan Meksiko.
Thomas Tuchel kini dihadapkan pada dilema besar untuk melakukan langkah berani dengan memasang bek bertubuh jangkung seperti Dan Burn sejak menit awal. Allardyce mempertanyakan apakah Tuchel bersedia mengambil risiko untuk sedikit mengubah stabilitas tim demi mematikan mesin gol utama Norwegia tersebut.
Terdapat catatan menarik mengenai statistik yang menunjukkan bahwa Haaland seringkali kesulitan mencetak gol ketika harus berhadapan dengan Dan Burn di level klub saat Newcastle United bertemu Manchester City. Namun, Allardyce mengingatkan bahwa atmosfer dan tekanan di ajang sekelas Piala Dunia tentu akan sangat berbeda dengan kompetisi Liga Inggris.
Banyak faktor yang harus dipertimbangkan secara matang oleh tim kepelatihan Inggris sebelum memutuskan susunan pemain untuk laga hidup mati tersebut. Meski demikian, Allardyce tetap bersikeras bahwa melakukan perubahan strategi pertahanan dengan memasukkan Dan Burn adalah sebuah langkah yang sangat layak untuk dicoba.