Marquez Sempat Khawatirkan Kondisi Fisik Meski Tampil Memukau di Latihan MotoGP Jerman 2026

Marquez Sempat Khawatirkan Kondisi Fisik Meski Tampil Memukau di Latihan MotoGP Jerman 2026

Pebalap andalan Ducati, Marc Marquez, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar baginya dalam perburuan gelar juara MotoGP 2026 bukanlah pebalap lain, melainkan kondisi fisiknya sendiri yang belum stabil. Pernyataan ini muncul di tengah dimulainya rangkaian MotoGP Jerman 2026 pada Jumat (10/7/2026), di mana Marquez berhasil mencatatkan waktu terbaik kedua di sesi Free Practice 1 (FP1) di bawah Raul Fernandez.

Sirkuit Sachsenring selama ini dikenal sebagai lintasan favorit bagi pebalap Spanyol tersebut, bahkan ia dijuluki sebagai raja di sana berkat koleksi sembilan kemenangan di kelas utama. Kendati demikian, tantangan tahun ini dirasa jauh lebih berat karena kebugaran fisiknya tidak lagi berada pada level puncak seperti musim-musim sebelumnya.

Kekhawatiran mengenai ketahanan fisiknya didasari oleh catatan medis di musim ini, termasuk saat ia terpaksa absen pada balapan utama di GP Perancis dan GP Catalunya akibat insiden kecelakaan. Marquez mengalami kecelakaan saat melakoni sesi Sprint Race di Sirkuit Le Mans yang memaksanya menepi dari lintasan demi menjalani proses operasi dan pemulihan.

Setelah melewati masa pemulihan dan absen dalam dua seri balapan, pebalap berjuluk The Baby Alien ini sempat menunjukkan performa gemilang saat kembali mengaspal di GP Italia, Hongaria, dan Ceko. Dari tiga seri tersebut, ia berhasil meraih kemenangan beruntun di GP Hongaria serta GP Ceko, sebelum akhirnya tren positif itu terhenti di GP Belanda di mana ia hanya mampu finis di urutan ketujuh.

Keberhasilan meraih dua podium utama sebelumnya sempat menghidupkan kembali asa Marquez untuk mengejar gelar juara dunia, mengingat selisih poinnya kini hanya terpaut 40 angka dari Jorge Martin yang memimpin klasemen. Peluangnya untuk terus menanjak sangat terbuka lebar di GP Jerman 2026, mengingat sejarah dominasi luar biasa yang ia miliki selama bertahun-tahun di lintasan Sachsenring.

Meskipun memiliki peluang besar untuk menang, pebalap berusia 33 tahun ini tetap menyimpan keraguan besar terhadap kemampuan tubuhnya untuk bertahan dalam intensitas balapan yang sangat tinggi. Dalam sesi konferensi pers, ia menegaskan bahwa musuh paling nyata yang ia cemaskan saat ini adalah kondisi kebugaran dirinya sendiri dibandingkan kecepatan para kompetitor lain.

Ia menyatakan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memantau respons fisiknya selama sisa musim berjalan sambil terus berupaya meningkatkan performa balapnya di setiap seri yang tersisa. Baginya, kecepatan pebalap lain adalah hal yang wajar, namun menstabilkan kondisi tubuh demi meraih hasil maksimal di lintasan tetap menjadi prioritas utama yang paling sulit diwujudkan.

Artikel terkait