Pebalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, baru saja mengukir prestasi membanggakan pada ajang balap Moto3 Jerman 2026. Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Sachsenring pada Minggu (12/7/2026), Veda menunjukkan kualitasnya sebagai pebalap tangguh.
Meski mengawali perlombaan dari posisi ke-13, andalan Honda Team Asia ini berhasil merangsek naik ke barisan depan. Kegigihannya membuahkan hasil manis setelah ia menyentuh garis finis di posisi kedelapan.
Perjuangan Veda Ega di Lintasan Sachsenring
Jalannya balapan di sirkuit legendaris ini tergolong sangat menantang bagi para pebalap sejak putaran pertama dimulai. Persaingan ketat di barisan tengah sempat membuat Veda tertahan dan bahkan melorot ke urutan 14.
Namun, ketenangan Veda dalam membaca situasi menjadi kunci keberhasilannya untuk bangkit kembali. Ia sukses memanfaatkan celah dari insiden pebalap lain di Tikungan 7 untuk memperbaiki posisinya secara bertahap.
Berikut adalah rangkuman posisi podium dan performa Veda Ega Pratama dalam ajang Moto3 Jerman 2026:
- Juara Pertama: Brian Uriarte sukses memimpin balapan sejak awal dengan total waktu 33 menit 2,694 detik.
- Posisi Kedua: Maximo Quiles menempel ketat di urutan kedua dengan selisih waktu yang sangat tipis, yakni hanya 0,063 detik.
- Posisi Ketiga: Matteo Bertelle melengkapi podium terakhir setelah finis dengan jarak 5,053 detik dari sang juara.
- Posisi Kedelapan: Veda Ega Pratama mengamankan posisi 10 besar dengan selisih waktu 15,657 detik dari pemenang utama.
Hasil ini membuktikan konsistensi Veda meskipun ia sempat mengalami pasang surut posisi selama balapan berlangsung. Keberhasilannya masuk posisi delapan besar menjadi modal penting bagi karier balapnya di level internasional.
Drama Persaingan di Barisan Terdepan
Sepanjang balapan, perhatian penonton tertuju pada dominasi Brian Uriarte yang terus dibayangi oleh para pesaing terdekatnya. Pertarungan sengit memperebutkan podium utama antara Uriarte, Quiles, dan Bertelle berlangsung dramatis hingga lap terakhir.
Di sisi lain, manuver krusial diperlihatkan Veda saat balapan menyisakan lima putaran lagi. Meski sempat melorot ke urutan 12, ia tidak menyerah dan kembali melakukan aksi salip-menyalip yang efektif.
Simak perbandingan catatan waktu dan selisih jarak antara pemenang utama dengan pebalap lainnya di bawah ini:
| Posisi | Nama Pebalap | Selisih Waktu (Gap) |
|---|---|---|
| 1 | Brian Uriarte | 33:02.694 (Total Waktu) |
| 2 | Maximo Quiles | +0.063 detik |
| 3 | Matteo Bertelle | +5.053 detik |
| 8 | Veda Ega Pratama | +15.657 detik |
Tabel di atas menunjukkan betapa ketatnya persaingan di posisi podium dibandingkan dengan jarak rombongan kedua. Veda Ega Pratama berhasil mempertahankan ritme balapnya untuk tetap kompetitif di antara pebalap dunia lainnya.
Keberhasilan Veda menyalip Jesus Rios pada putaran ke-10 menjadi salah satu momen terbaiknya di Sachsenring. Pencapaian ini sekaligus menjawab tantangan setelah sebelumnya ia mendapatkan hasil yang kurang maksimal pada sesi latihan bebas.