Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, memberikan jaminan terkait keberlanjutan program SMA Unggul Garuda Baru.
Ia menegaskan bahwa operasional Sekolah Garuda Transformasi akan tetap berjalan secara konsisten berkat dukungan dana abadi yang telah disiapkan.
Skema Pendanaan Jangka Panjang Sekolah Garuda
Stella menjelaskan bahwa cetak biru Sekolah Garuda telah memperhitungkan kebutuhan dana abadi secara matang untuk menjamin operasional selamanya.
Pemerintah menerapkan pengelolaan yang konservatif dengan target penggunaan hanya sekitar 5,7 persen dari total dana abadi setiap tahunnya.
Program investasi sumber daya manusia ini rencananya baru akan mulai mencairkan hasil dana abadi tersebut setelah tahun 2029 mendatang.
Hingga saat ini, pemerintah terus mengumpulkan cadangan dana tersebut agar sekolah unggulan ini memiliki kemandirian finansial di masa depan.
Rincian alokasi anggaran untuk Sekolah Garuda pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
| Komponen Anggaran | Nilai Alokasi | Tujuan Penggunaan |
|---|---|---|
| Penyelenggaraan Sekolah | Rp 2 Triliun | Operasional harian dan pendidikan |
| Dana Abadi | Rp 1 Triliun | Investasi jangka panjang dan keberlanjutan |
Data dari Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa total anggaran pendidikan yang dialokasikan untuk program ini mencapai 0,27 persen dari APBN 2025.
Bagian dari Program Strategis Nasional
Sekolah Garuda merupakan institusi pendidikan berasrama yang masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Inisiatif ini dirancang khusus untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional demi melahirkan generasi yang kompetitif secara global.
Beberapa fokus utama dari pembangunan Sekolah Garuda antara lain:
- Membangun pusat keunggulan pendidikan dengan sistem asrama yang disiplin.
- Menyiapkan talenta muda untuk bersaing di kancah internasional.
- Mendukung pencapaian visi besar Indonesia Emas 2045 melalui SDM berkualitas.
- Menjamin pemerataan akses pendidikan bermutu bagi anak-anak bangsa yang berprestasi.
Langkah-langkah strategis ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam memperkuat sistem pendidikan tinggi dan menengah di tanah air.
Target terdekat dari program ini adalah pengoperasian SMA Garuda Baru di Konsel, Sulawesi Tenggara, yang diproyeksikan mulai berjalan pada Juli 2026.