Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memastikan bahwa Sekolah Rakyat (SR) di wilayahnya akan segera beroperasi pada akhir Juni mendatang. Kehadiran sekolah ini ditujukan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2026/2027.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Alamsyah, mengungkapkan bahwa seluruh persiapan telah berjalan sesuai jadwal. Pihaknya menjamin jumlah siswa yang akan masuk akan menyesuaikan dengan kuota yang telah ditetapkan sebelumnya.
Lokasi dan Kapasitas Sekolah Rakyat
Gedung Sekolah Rakyat ini berdiri di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. Selain menerima murid baru, fasilitas ini akan menampung siswa asal Kabupaten Bekasi yang sebelumnya bersekolah di SR Rintisan Kota Bekasi.
Pada tahun pertama operasional, sekolah ini menyediakan sembilan ruang kelas yang terbagi untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Sistem pembelajaran akan dibagi menjadi tiga rombongan belajar (rombel) untuk setiap tingkatan pendidikan.
Rincian kapasitas daya tampung Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi:
- Setiap ruang kelas akan menampung maksimal 30 peserta didik.
- Total kuota siswa baru yang disediakan mencapai 270 orang.
- Sebanyak 44 siswa yang sebelumnya dititipkan di Kota Bekasi akan dialihkan ke gedung baru ini.
- Target distribusi siswa adalah 90 orang untuk masing-masing jenjang pendidikan.
Data kuota ini disusun agar proses belajar mengajar tetap efektif dan kondusif bagi para siswa. Penataan ini juga bertujuan untuk mempermudah pemantauan perkembangan akademik setiap peserta didik.
Target Peserta Didik dan Seleksi
Sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem. Data calon siswa diambil dari data Kementerian Sosial yang telah divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Alamsyah menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran. Berdasarkan hasil tinjauan terkini, kuota calon siswa untuk jenjang SD masih tersedia untuk sekitar 65 orang lagi.
Fasilitas Lengkap dan Progres Pembangunan
Secara fisik, pembangunan gedung sekolah sudah masuk dalam tahap penyelesaian akhir atau finishing. Progres pengerjaan ini juga sempat ditinjau langsung oleh pihak Kantor Staf Presiden (KSP) dua pekan lalu.
Pemerintah optimistis seluruh sarana dan prasarana bisa digunakan secara maksimal saat tahun ajaran baru dimulai. Hal ini penting agar kenyamanan siswa selama menuntut ilmu dan tinggal di asrama dapat terjamin sepenuhnya.
Fasilitas penunjang yang tersedia di area Sekolah Rakyat:
| Kategori Fasilitas | Daftar Sarana yang Tersedia |
|---|---|
| Akomodasi | Asrama putra, asrama putri, dan hunian untuk wali asrama/pengajar. |
| Ruang Umum | Ruang serbaguna, ruang makan, dan fasilitas tempat ibadah. |
| Area Olahraga | Lapangan mini soccer, lapangan basket, dan lapangan upacara. |
Seluruh fasilitas ini dibangun di atas lahan milik daerah seluas 5,4 hektare. Lahan tersebut telah dihibahkan kepada Kementerian Sosial yang bertindak sebagai operator program.
Harapan Besar Bagi Pendidikan di Bekasi
Proyek ini merupakan bagian dari gelombang kedua pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Jawa Barat yang dimulai sejak akhir 2025. Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Alamsyah berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat menekan angka putus sekolah akibat kendala finansial. Melalui fasilitas ini, pemerintah berupaya mencetak generasi muda yang memiliki daya saing tinggi dan masa depan yang lebih cerah.