Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi menerima donasi berupa lima unit ambulans dari Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Nasional. Bantuan kendaraan medis ini dialokasikan khusus untuk membantu pemulihan wilayah yang terdampak bencana alam di Pulau Sumatera.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, menyerahkan langsung bantuan tersebut di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat. Ia menjelaskan bahwa distribusi teknis bantuan ini sepenuhnya dipercayakan kepada Mendagri selaku Kepala Satuan Tugas (Kasatgas).
Donasi ini merupakan bagian dari program kemanusiaan bertajuk KORPRI Peduli yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp3 miliar. Seluruh anggaran tersebut berasal dari kontribusi sukarela anggota KORPRI di berbagai penjuru Indonesia untuk membantu sesama.
Zudan merinci bahwa dana yang terkumpul tidak hanya digunakan untuk pengadaan ambulans, tetapi juga berbagai fasilitas infrastruktur lainnya. Program ini menyasar penyediaan kebutuhan dasar dan alat operasional bagi daerah-daerah yang sedang tertimpa musibah.
Daftar distribusi bantuan program KORPRI Peduli mencakup poin-poin berikut:
- Pembangunan 14 titik sumur air bersih untuk pemenuhan kebutuhan sanitasi.
- Penyaluran bantuan logistik bagi korban bencana banjir di Kabupaten Pati.
- Pemberian perangkat laptop dan mesin genset untuk mendukung operasional di wilayah bencana.
- Penyerahan lima unit mobil ambulans sebagai instrumen bantuan yang paling utama.
Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan layanan kesehatan dan infrastruktur dasar di lokasi tujuan. Sinergi antara aparatur sipil negara ini menjadi bukti kepedulian nyata terhadap kondisi darurat di berbagai daerah.
Distribusi Ambulans untuk Aceh dan Sumatera Utara
Mendagri Tito Karnavian mengonfirmasi bahwa tiga unit ambulans akan dikirimkan menuju Provinsi Aceh. Wilayah penerima mencakup Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara yang mengalami dampak bencana cukup signifikan.
Aceh Tamiang menjadi perhatian khusus lantaran seluruh kota sempat terendam lumpur hingga melumpuhkan aktivitas pemerintahan daerah. Saat ini, proses pemulihan sedang berlangsung dengan bantuan ribuan praja IPDN yang dikerahkan ke lokasi tersebut.
Satu unit ambulans lainnya akan dialokasikan untuk wilayah Sumatera Utara, tepatnya bagi masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kondisi di wilayah ini dilaporkan masih cukup berat sehingga memerlukan dukungan armada medis tambahan.
Alokasi untuk Sumatera Barat dan Manfaat Bagi Warga
Kabupaten Agam di Provinsi Sumatera Barat juga dijadwalkan menerima satu unit ambulans dari program ini. Tito menyebutkan bahwa Kabupaten Agam merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerusakan yang paling parah di wilayah tersebut.
Berikut adalah ringkasan pembagian lima unit ambulans KORPRI di wilayah Sumatera:
| Provinsi | Kabupaten Penerima | Jumlah Unit |
|---|---|---|
| Aceh | Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara | 3 Unit |
| Sumatera Utara | Tapanuli Tengah | 1 Unit |
| Sumatera Barat | Agam | 1 Unit |
Tabel di atas merangkum titik pendistribusian armada medis untuk memastikan bantuan tersebar merata ke lokasi yang paling membutuhkan. Pemerintah berharap kehadiran ambulans baru ini dapat langsung menunjang operasional kesehatan warga setempat.
Kementerian Dalam Negeri berkomitmen untuk segera mengirimkan seluruh armada tersebut ke lima kabupaten yang telah ditunjuk. Tito meyakini bahwa bantuan operasional ini akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat di daerah terdampak.
Upaya percepatan distribusi dilakukan agar penanganan darurat kesehatan di Sumatera tidak lagi terkendala masalah transportasi. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana di tingkat daerah.