Universitas Diponegoro (Undip) secara resmi memperkenalkan fasilitas kesehatan terbaru mereka, yakni Apotek Pendidikan Undip DipoCare. Peresmian ini dilakukan di Gedung Pusat Bisnis Undip Lantai 2, Tembalang, Jawa Tengah, pada Selasa (26/5/2026).
Kehadiran apotek ini bertujuan untuk memperkuat sektor layanan kesehatan masyarakat sekaligus menjadi sarana pengembangan bagi pendidikan profesi apoteker di lingkungan universitas. Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., secara simbolis menandatangani prasasti sebagai tanda dimulainya operasional fasilitas tersebut.
Komitmen Undip dalam Pendidikan dan Layanan Kesehatan
Prof. Suharnomo menegaskan bahwa Undip memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan fasilitas pendidikan serta layanan kesehatan yang berdampak langsung pada publik. Ia menilai Fakultas Kedokteran sebagai salah satu pilar utama pengembangan institusi yang membutuhkan dukungan sarana praktik berkualitas.
Rektor optimis bahwa DipoCare akan bertransformasi menjadi pusat pembelajaran farmasi yang unggul sekaligus memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar. Fasilitas ini diharapkan mampu mengintegrasikan aspek akademis dengan pelayanan profesional yang dibutuhkan masyarakat luas.
Ketua Tim Pendirian Apotek Pendidikan DipoCare, Wimzy Rizqy Prabhata, M.Sc., Apt., mengungkapkan bahwa proses persiapan apotek ini sebenarnya telah dirintis sejak tahun 2022. Proyek ini menjadi bagian krusial dalam peta jalan pengembangan pendidikan profesi apoteker di Undip.
Wimzy menjelaskan bahwa DipoCare tidak sekadar berfungsi sebagai unit layanan kesehatan umum. Tempat ini akan menjadi laboratorium praktik utama bagi mahasiswa farmasi dan calon apoteker untuk mengasah keterampilan profesinya secara langsung.
Kolaborasi Lintas Sektor di Lingkungan Kampus
Pembangunan DipoCare merupakan hasil kolaborasi yang erat antara pihak universitas, Fakultas Kedokteran, dan PT Undip Citra Cipta Prima. Kerja sama ini bertujuan menciptakan layanan kesehatan yang selaras dengan visi pendidikan tinggi yang bermartabat.
Lala Irviana, Ph.D., selaku Direktur PT Undip Citra Cipta Prima, menyatakan bahwa peresmian ini adalah perwujudan nyata dari sinergi antarunit. Ia berharap keberadaan apotek ini dapat meningkatkan kebermanfaatan kampus bagi masyarakat di luar lingkungan akademik.
Beberapa poin penting mengenai fungsi utama Apotek Pendidikan DipoCare antara lain:
- Menjadi pusat layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Tembalang dan sekitarnya.
- Berfungsi sebagai wahana praktik profesional bagi mahasiswa program studi Farmasi dan Profesi Apoteker.
- Mendukung pengembangan kurikulum pendidikan kesehatan yang berbasis pada pengalaman lapangan.
- Mendorong integrasi antara inovasi layanan kesehatan dengan pengabdian masyarakat.
Poin-poin di atas menunjukkan peran ganda DipoCare sebagai unit bisnis sekaligus sarana edukasi yang sangat penting bagi keberlangsungan program profesi kesehatan di Undip.
Momentum Pengembangan Pendidikan Masa Depan
Dekan Fakultas Kedokteran Undip, Prof. Yan Wisnu Prajoko, menyebutkan bahwa peresmian apotek ini adalah momentum bersejarah bagi fakultas. Hal ini berkaitan erat dengan rencana pembukaan Program Profesi Apoteker yang sudah lama dinantikan.
Prof. Yan meyakini bahwa kehadiran apotek pendidikan adalah jawaban atas tantangan pengembangan dunia kesehatan di masa depan. Fasilitas ini dianggap sebagai anugerah besar yang akan mempercepat pertumbuhan kualitas lulusan tenaga medis dari Undip.
Dengan adanya DipoCare, ekosistem pendidikan kesehatan di Universitas Diponegoro diharapkan menjadi lebih terpadu dan komprehensif. Mahasiswa kini memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi mereka melalui praktik langsung.
Selain memperluas akses masyarakat terhadap obat-obatan dan konsultasi kesehatan, apotek ini juga diharapkan menjadi inkubator inovasi layanan farmasi. Hal ini sejalan dengan misi universitas untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional di bidang kesehatan.