Terungkap Sosok Pengirim Teror Bom SDN di Jaksel Akhirnya Ditangkap Dekat Sekolah

Terungkap Sosok Pengirim Teror Bom SDN di Jaksel Akhirnya Ditangkap Dekat Sekolah

Pihak kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berinisial MY (34) terkait kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku diringkus di kediamannya yang berlokasi tidak jauh dari area sekolah tersebut.

Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino De Tech, mengonfirmasi penangkapan ini pada Senin (13/7/2026). MY ditangkap kurang dari 24 jam setelah melancarkan aksinya, tepatnya pada pukul 12.20 WIB di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah.

Status Pelaku dan Proses Pemeriksaan

Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Polisi tengah menyusun Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk mendalami motif di balik tindakan nekat tersebut.

Meskipun sudah diamankan, MY saat ini masih berstatus sebagai saksi. Pihak kepolisian berjanji akan memberikan perkembangan lebih lanjut mengenai status hukum pelaku dalam waktu dekat.

Berikut adalah ringkasan fakta penangkapan pelaku teror bom tersebut:

  • Identitas pelaku berinisial MY, seorang pria berusia 34 tahun.
  • Lokasi penangkapan berada di kawasan Gang Kidan, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
  • Pelaku berhasil diringkus hanya dalam waktu kurang dari satu hari setelah kejadian.
  • MY diketahui memiliki hubungan emosional dengan sekolah karena merupakan orang tua siswa.

Daftar di atas merangkum poin-poin utama mengenai identitas dan proses penangkapan yang dilakukan oleh tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Keterlibatan Pelaku sebagai Orang Tua Siswa

Fakta mengejutkan terungkap setelah Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannudin, memberikan keterangan kepada wartawan. MY ternyata merupakan orang tua dari salah satu murid yang menimba ilmu di sekolah tersebut.

Ironisnya, Iman menjelaskan bahwa pelaku sempat datang ke sekolah untuk menjemput anaknya. Hal itu dilakukan tepat setelah pihak sekolah memulangkan para siswa akibat adanya ancaman bom.

Informasi mengenai peran dan tindakan pelaku dirangkum dalam tabel berikut:

Kategori Informasi Keterangan Detail
Status Hubungan Orang tua murid aktif di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.
Tindakan Pasca Teror Menjemput anak di sekolah saat evakuasi berlangsung.
Motif Sementara Mengaku hanya melakukan tindakan tersebut karena iseng.
Riwayat Sebelumnya Pernah mengirimkan pesan ancaman kepada Ketua RT setempat.

Tabel ini menunjukkan profil pelaku yang ternyata merupakan bagian dari lingkungan sekolah itu sendiri dan motif awal yang disampaikan kepada penyidik.

Hasil Penyisiran Tim Gegana

Berdasarkan penyelidikan sementara, MY berdalih bahwa pengiriman pesan ancaman tersebut hanyalah sebuah keisengan belaka. Namun, polisi tidak lantas percaya dan terus mendalami alasan sebenarnya dari pengakuan tersebut.

Ancaman bom ini sempat memicu kepanikan karena dikirimkan tepat saat para siswa sedang melaksanakan upacara bendera. Kondisi sekolah pun segera disterilkan guna menjamin keamanan seluruh pihak.

Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran menyeluruh di area gedung sekolah. Setelah diperiksa secara detail, petugas memastikan tidak ditemukan adanya bahan peledak atau benda mencurigakan lainnya.

Situasi kini telah dinyatakan kondusif, meski pihak kepolisian tetap melakukan pengawasan ketat. Pelaku juga diketahui pernah melakukan aksi serupa dengan mengirimkan pesan ancaman kepada ketua lingkungan di tempat tinggalnya.

Artikel terkait